Lentisel adalah: Pengetian, Fungsi, Bentuk, Proses, Contoh

Arti dari lentisel
Baca cepat Buka

Lentisel adalah lubang-lubang kecil pada permukaan batang tumbuhan yang terdapat dalam jumlah yang sangat banyak pada batang tumbuhan dewasa. Lentisel berperan sebagai sistem pernapasan untuk mendukung proses pertumbuhan atau perkembangan pada batang. Sehingga nantinya dapat memungkinkan terjadinya pertukaran gas yang terjadi baik secara internal maupun eksternal (atmosfer).


Fungsi lentikular

Berikut beberapa fungsi lentisel pada tumbuhan, yaitu:

Sebagai alat pernafasan (pernapasan) pada tumbuhan
Untuk membantu proses perputaran gas, diperoleh jaringan hidup pada batang dan akar untuk menghirup udara bebas.
Berfungsi sebagai tempat terjadinya proses pertukaran gas CO2 dan O2.
Mendukung proses pernapasan di bagasi
Mendukung proses pengembangan di batang

Bentuk lensa

Bentuk lentisel antara lain sebagai berikut:

Lentisel sering ditemukan pada periderm akar dan batang.
Ukurannya berkisar dari yang kecil yang hampir tidak terlihat hingga yang panjangnya satu inci.
Lentisel ditemukan tersusun dalam baris atau terpisah.
Felogen terhubung dengan felogen periderm yang berdekatan, tetapi sedikit melengkung ke dalam sehingga tampak lebih rendah.
Jaringan longgar yang dibentuk secara lahiriah oleh lentisel felogen adalah jaringan pengisi atau pelengkap. Jaringan yang membentuk ke dalam adalah feloderm.

Baca lebih lanjut: Gerakan Refleks
Klasifikasi jenis lensa tumbuhan dikotil

Klasifikasi jenis lentisel pada tumbuhan dikotil meliputi:

Dalam lentisel pertama mereka sangat sederhana dan juga memiliki jaringan pelengkap sel suberin. Dimana pada jaringan ini memiliki kekompakan dan muncul pada bagian lapisan yang sedang tumbuh. Kemudian jala pelengkap juga memiliki struktur berdinding sangat tipis dan dapat dibentuk kembali dengan sangat cepat, sedangkan untuk yang memiliki dinding tebal dan juga proses pengembangannya sangat kompak. misalnya Persea, Magnolia dan juga Salix.
Pada lentisel kedua, yang terdiri dari sekelompok sel yang tersusun dengan jarang dan non-suberine, yang pada akhir musim tanam disertai dengan pembentukan yang terjadi pada lapisan sel-sel suberine yang sangat kompak. misalnya Quercus, Sambucus dan Tilia.
Lentizel ketiga adalah jenis yang mengekspresikan spesialisasi tertinggi. Jika jaringan komplementer memiliki susunan yang berlapis-lapis, hal ini disebabkan oleh adanya jaringan sparse yang tidak suberin dan juga tersusun secara bergantian, namun demikian secara teratur didukung oleh adanya jaringan suberin yang kompak.

Proses pembentukan lensa

Lenticel adalah lubang kecil di batang tanaman untuk menghirup dan menghembuskan udara untuk bernafas. Tumbuhan dikotil memiliki lapisan gabus yang menggantikan epidermis. Lapisan ini terdiri dari sel-sel mati dan melindungi batang tubuh. Parenkim gabus dan kambium gabus serta lapisan gabus terkelupas dan terpisah dari kulitnya. Akibat pelepasan tersebut, batang tanaman membentuk lubang atau pori-pori. Akibatnya, lubang yang disebut lentisel muncul di batang.
Persamaan dan perbedaan stomata dan lensa

Berikut persamaan dan perbedaan antara stomata dan lentisel, yaitu:
Persamaan stomata dan lentisel

Stomata dan lentisel adalah dua jenis pori-pori kecil yang ditemukan pada tumbuhan.
Mereka terutama bertanggung jawab untuk pertukaran gas.
Mereka juga memfasilitasi pelepasan uap air dari tanaman ke luar.

Baca Juga : Makna Wudhu
Perbedaan stomata dan lentisel

Stomata adalah lubang untuk pertukaran gas pada permukaan daun. Ukuran stomata ditentukan berdasarkan kebutuhan tanaman
Lentisel juga merupakan lubang untuk pertukaran gas, tetapi terletak di permukaan batang. Lentisel terbentuk karena periderm (jaringan gabus) yang menggantikan epidermis pada batang dewasa bersifat impermeabel terhadap oksigen sehingga memerlukan jalur untuk pengangkutan gas. Sementara lensa tetap terbuka.

Contoh tumbuhan bernafas dengan lentisel

Berikut beberapa contoh tumbuhan yang bernafas dengan lentisel, yaitu:

  1. Tanaman bakau

Tumbuhan mangrove yang hidup di lingkungan laut memiliki akar yang tumbuh di atas permukaan tanah untuk mengambil oksigen dan melepaskan karbondioksida. Akarnya disebut akar nafas.

  1. Pohon beringin dan anggrek

Pohon beringin dan anggrek memiliki akar terkulai yang membuat mereka bernafas. Akar tumbuh dari batang dan menggantung ke tanah. Saat masih menggantung, akar ini menyerap uap air dan gas dari udara.

Lihat Juga :

https://liga-indonesia.id/

https://www.bolt.id/

https://beautynesiablog.id/

https://psyline.id/

https://creasi.co.id/

https://www.i4startup.id/

https://mandiriecash.co.id/

https://excite.co.id/

https://officialjimbreuer.com/

https://rollingstone.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar